Budidaya Ikan Nila bisnis Ekonomis
Bagi anda yang ingin mencoba menggeluti dunia bisnis, nampaknya budidaya Ikan Nila merupakan salah satu pilihan yang cocok dan cukup menjanjikan. Mengingat pertumbuhan pasar yang kini mulai meluas dengan permintaan Ikan Nila yang meningkat dari tahun-ke tahun. Pasalnya budidaya ikan ini hanya membutuhkan kurun waktu sekitar 3sampai 5 bulan sudah bias memanen. Selain itu budidaya ikan itu tidak terlalu sulit san tidak mahal hanya bermodalkan kolam terpal saja.
Ikan nila merupakan jenis ikan untuk konsumsi dan hidup di air tawar. Ikan ini cenderung sangat mudah dikembangbiakkan serta sangat mudah dipasarkan karena merupakan salah satu jenis iklan yang paling sering dikonsumsi sehari-hari oleh Masyarakat. Dengan teknik budidaya yang sangat mudah, serta pemasarannya yang cukup luas, sehingga budidaya ikan nila sangat layak dilakukan, baik skala rumah tangga maupin skala besar atau perusahaan.
Memang Ikan Nila bukan ikan mahal dan harganya paling rendah diantara ikan-ikan lainnya. Di Jawa Barat, harga nila konsumsi tidak lebih dari Rp. 18000 lebih rendah dari ikan mas dan lele Begitu pula dengan harga benihnya. Meski paling murah, namun bukan berarti budidaya ikan nila tidak menguntungkan.
Kebutuhan pasar nila meluas selain bisa dijual di pasar domestik nampaknya pasar internasionalpun melirik ikan ini. Pada pasaran dalam negeri, nila dikonsumsi oleh berbagai kalangan, mulai kalangan bawah hingga kalangan atas. Permintaan pasarnya tetap tinggi, namun pasokannya masih rendah. Hal ini terjadi juga dengan pasar internasional.
Berikut ini alasan peluang bagi anda yang ingin memulai bisnis untuk dimanfaatlkan:
1. Harga jualnya lebih tinggi dari biaya produksi. Sebagai contoh, benih yang berukuran 3 – 5 cm bisa dijual dengan harga enam puluh rupiah, sedangkan biaya produksi hanya paling tinggi empat puluh. Pada benih ukuran lainpun sana. Bahkan pada pemeliharaan di keramba jaring apung tidak perlu mengeluarkan biaya pakan, karena dapat memanfaatkan pakan sisa.
2. Cara budidaya nila sangat mudah, mulai dari pembenihan hingga pembesaran. Karena ikan nila bisa memijah secara alami atau tidak perlu dengan pemijahan buatan. Pemijahan alami lebih sulit. Selain harus dengan keahlian khusus, juga diperlukan berbagai peralatan dan sarana produksi lain. Sedangkan pemijahan nila tidak seperti itu, cukup ditebar di kolam, sudah bisa memijah sendiri.
3. Nila merupakan ikan yang tahan banting. Karena mudah beradaptasi dengan lingkungan, tahan terhadap perubahan lingkungan dan tahan terhadap serangan penyakit. Berbeda dengan ikan mas dan lele dumbo. Berbagai masalah selalu timbul. Bahkan nila bisa dipelihara di air payau dan laut, asalkan diadaftasikan terlebih dahulu.
Semoga Budidaya Ikan Nila bagi Pemula menjadi inspirasi anda
Terima Kasih
Wassalam

Posting Komentar